Cara membaca ampere meter

cara menggunakan amper meter

Sumber : Buku IPA Kelas 9  Karangan : Sukis Wariyono

Dipublikasi di ceritaku | Meninggalkan komentar

Tugas – Tugas Listrik Statis

Untuk Peserta Didik Kelas 9 ( A – D ) SMP Negeri 1 Kalikajar Kabupaten Wonosobo

Silahkan menngerjakan tugas – tugas di bawah ini :

Tugas I

Tugas listrik statis awal

Tugas II

tugas listrik statis

Diambil dari : Buku IPA Kelas IX  Sukis Wariyono

Dipublikasi di ceritaku | Meninggalkan komentar

LISTRIK DINAMIS

peta konsep listrik dinamis

KUAT ARUS LISTRIK (I)

Kuat arus listrik adalah jumlah muatan listrik yang mengalir dalam kawat penghantar tiap satuan waktu.

kuat arus listrik

Keterangan :

eeee

 

 

 

 

 

 

 

CONTOH SOAL :

CONTOH SOAL KUAT ARUS

LATIHAN SOAL

  1. Selama sepuluh detik banyaknya muatan listrik yang mengalir dalam
    penghantar sebesar 20 coulomb, maka kuat arus listriknya . . . .
    a. 200 ampere
    b. 20 ampere
    c. 10 ampere
    d. 2 ampere
  2. 240 coulomb muatan listrik mengalir melalui penghantar selama t
    detik. Apabila besar arus yang timbul 2 ampere. Maka t adalah . . . .
    a. 2 menit
    b. 4 menit
    c. 12 menit
    d. 120 menit
Dipublikasi di materi fisika, materi ipa smp, pendidikan, Soal IPA SMP | 2 Komentar

MEDAN LISTRIK

Medan Listrik adalah ruang di sekitar benda bermuatan listrik yang masih di pengaruhi oleh gaya listrik.

medan listrik

GARIS – GARIS GAYA LISTRIK

Medan listrik di gambarkan dengan garis – garis gaya listrik.

garis gaya listrik

pola medan listiki

 

 

kuat medan

 

 

 

Sampingan | Posted on by | Meninggalkan komentar

HUKUM NEWTON

Peta Konsep Hukum Newton

peta konsep hk newton

Pada tahun 1687, Sir Isaac Newton, ilmuwan Fisika berkebangsaan Inggris, berhasil menemukan hubungan antara gaya dan gerak. Dari hasil pengamatan dan eksperimennya,
Newton merumuskan tiga hukum mengenai gaya dan gerak yang dikenal dengan Hukum I Newton, Hukum II Newton, dan Hukum III Newton.

Hukum I Newton

Hukum I Newton menyatakan bahwa “suatu benda akan tetap diam atau tetap bergerak lurus beraturan jika resultan gaya yang bekerja pada benda itu sama dengan nol”

newton 1

Hukum II Newton

Percepatan yang dihasilkan oleh resultan gaya yang bekerja pada suatu benda berbanding lurus dengan resultan gaya dan berbanding terbalik massa benda.

newton 2

Contoh Soal:

  1. Sebuah mesin perahu motor menghasilkan gaya 15.000 N. Berapa percepatan perahu motor jika massa perahu motor 1.000 kg dan total gaya gesekan perahu motor dengan air adalah 1.000 N?

Penyelesian :

jawab -1

Contoh soal 2 :

soal hukum newton

Hukum III Newton

Hukum III Newton atau Hukum Aksi Reaksi yang menyatakan bahwa apabila sebuah benda mengerjakan  gaya (gaya aksi) kepada benda yang lain, benda kedua akan  mengerjakan gaya (gaya reaksi) pada benda pertama yang besarnya sama dan arahnya berlawanan.

Secara matematis Hukum III Newton dapat ditulis sebagai berikut.

newton 3

Contoh Hukum III Newton dalam kehidupan sehari-hari ditunjukkan pada Gambar 6.8. Tahukah kamu, bagaimana penyelam dapat berenang di dalam laut? Kaki dan tangan penyelam mendorong air ke belakang (gaya aksi) sehingga badan penyelam terdorong ke depan sebagai gaya reaksi.

 

 

Dipublikasi di materi ipa smp | Meninggalkan komentar

GAYA

Perhatikan Peta Konsep Di Bawah ini

PETA KONSEP GAYA

Gaya adalah tarikan atau dorongan  yang dapat mempengaruhi keadaan suatu benda.

gaya 2Dari gambar di atas,  dapat di simpulan jika ada gaya bekerja pada suatu benda, maka akan mengakibatkan hal – hal seperti di bawah ini :

  1. Perubahan posisi / kedudukan benda
  2. Perubahan arah gerak benda
  3. Perubahan kecepatan gerak benda
  4. Perubahan bentuk benda

 

RESULTAN GAYA

Perhatikan gambar di bawah ini !

resultan gaya

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Resultan gaya – gaya searah pada ilustrasi gambar di atas :

resultan gaya

Contoh Soal :

contoh sioal

 

 

 

 

 

Dipublikasi di materi ipa smp | Meninggalkan komentar

HUKUM COLOUMB

Charles Augustin de Coulomb, seorang fisikawan berkebangsaan Perancis, pada tahun 1785 pertama kali yang meneliti hubungan gaya listrik dengan dua muatan dan jarak antara keduanya dengan menggunakan sebuah neraca puntir. Untuk mengenang jasa Charles A. de Coulomb, namanya digunakan untuk satuan internasional muatan listrik, yaitu coulomb (C).
Gaya tarik-menarik atau gaya tolak-menolak antara dua muatan listrik disebut gaya Coulomb (Fc). Apabila dua muatan yang berdekatan jenis muatannya sama, maka gaya Coulombnya berupa gaya tolak-menolak. Sebaliknya, dua muatan yang berdekatan jenis muatannya tak senama, maka gaya Coulombnya berupa gaya tarikmenarik.
Besar gaya Coulomb bergantung pada:
a. besar masing-masing muatan (Q1 dan Q2 ),
b. kuadrat jarak antara dua muatan (r2).

gambar 1-2

Arah gaya Coulomb dua muatan listrik yang sejenis

gambar 2

Arah gaya Coulomb dua muatan listrik yang tak sejenis

Hukum Coulomb berbunyi:
besar gaya tolak-menolak atau gaya tarik-menarik antara dua benda bermuatan listrik, berbanding lurus dengan besar masing-masing muatan listrik dan berbanding terbalik dengan kuadrat jarak antara kedua benda bermuatan.
Secara matematik Hukum Coulomb dirumuskan:

gambar 3

Dengan:
Fc = gaya tolak-menolak atau gaya tarik-menarik dalam satuan newton (N)
Q1 = besar muatan pertama dalam satuan coulomb (C)
Q2 = besar muatan kedua dalam satuan coulomb (C)
r = jarak antara dua benda bermuatan dalam satuan meter (m)
k = konstanta pembanding besarnya 9 x 109 Nm2/C2
Contoh Soal Hukum Coulomb :
1. Dua muatan sejenis besarnya + 2 x 10-6 C dan + 6 x 10-4 C. Jika jarak kedua muatan 6 cm, berapakah gaya Coulomb yang dialami kedua muatan?
gmabar_1

2. Dua buah muatan besarnya Q1 dan Q2 berada pada jarak r memiliki gaya Coulomb sebesar FC. Berapakah besar gaya Coulomb, jika:
a. muatan pertama diperbesar 6 kali,
b. jarak kedua muatan diperbesar 4 kali.
gmbar_2

Diambil dari : http://www.rumus-fisika.net/2014/03/hukum-coulomb.html

Dipublikasi di ceritaku | Meninggalkan komentar