Ujian Nasional merupakan salah satu peristiwa penting dan sangat di nanti – nantikan bagi peserta didik, baik dari jenjang Sekolah Dasar, SMP, MTs, SMU maupun SMK. Karena Ujian Nasional merupakan salah penentu keberhasilan peserta didik dalam mengegikuti pendidikan selama rentang waktu tertentu pula.

Melalui Ujian Nasional, siswa akan mengetahui posisi maupun prestasinya di suatu jenjang pendidikan yang di jalani. Apakah seorang siswa di kelompok atas, kelompok menengah ataupun di kelompok bawah. Semua itu dapat dilihat dari hasil yang diperoleh setelah mengikuti Ujian Nasional. Walaupun prestasi siswa tidak semata – mata mutlak ditentukan dari hasil Ujian Nasional. Masih ada hal lain yang bisa digunakan sebagai patokan penentu prestasi seorang peserta didik.

Walau ada kontroversi apakah perlu atau tidaknya Ujian Nasional dilaksanakan, pada akhirnya pemerintah tetap mengambil langkah untuk tetap menyelenggarakan Ujian Nasional pada tahun 2011/2012.
Pelaksanaan dari masing – masing jenjang pendidikan adalah sebagai berikut :
1) Ujian Nasional untuk tingkat sekolah menengah atas (SMA) dan sederajat dilaksanakan pada 16 – 19 April 2012
2) Ujian Nasional untuk sekolah menengah pertama (SMP) ditetapkan pada 23-26 April 2012.
3) Ujian Nasional tingkat SD akan digelar paling akhir yaitu pada 7-9 Mei 2012.

Sementara Hasil Ujian Nasional Akan disampaikan, sebagai berikut :
1) Hasil UN tingkat SMA/MA dan SMK akan diumumkan pada 24 Mei 2012.
2) Hasil UN Tingkat SMP/MTs, SMPLB dan SMALB pada 2 Juni 2012.
3) Hasul Un Tingkat SD menjadi kewenangan setiap provinsi.

Melangsir dari http://ujiannasional.org, disebutkan ada empat hal penting sebagai fokus utama agar pelaksanaan UN dapat berjalan dengan baik dan kredibel.
Pertama, menjaga keamanan dan kerahasiaan naskah soal UN agar tidak bocor. Seperti tahun sebelumnya, naskah soal dibuat dalam 5 naskah soal yang berbeda-beda. Selain itu, akan dibuat kode rahasia di masing-masing soal yang menjelaskan nama percetakan dan kode wilayahnya.

Kedua, Adanya ketepatan waktu, baik dari sisi distribusi soal, ketepatan jumlah naskah dan ketepatan naskah yang akan diujikan.

Ketiga, jaminan kelancaran pada saat pelaksanaannya. Para pengawas harus menjalankan tugasnya dengan baik sehingga terjadi proses ujian yang murni. Tak ada lagi guru yang memberi jawaban kepada para siswanya seperti terjadi pada tahun lalu.

Keempat,meningkatkan sistem evaluasinya. Karena proporsi kelulusan UN menggunakan 60 berbanding 40, maka harus dipastikan nilai sekolah benar-benar murni hasil dari siswa yang bersangkutan.

Sumber : http://ujiannasional.org/un-tetap-dilaksanakan-dengan-beberapa-perubahan.htm